Inspeksi mendadak pihak berwenang ke penjara di Meksiko menemukan 19
pelacur, 100 televisi plasma, dua sak ganja, dan 100 ayam aduan untuk
berjudi.
Menurut polisi yang tak bersedia disebutkan namanya, kunjungan tiba-tiba
ke Lapas Acapulco itu sengaja dilakukan karena sudah lama tempat ini
diintai sebagai sarang para pelacur untuk melampiaskan syahwat para
narapidana.
Petugas juga menemukan enam narapidana perempuan berada di dalam penjara laki-laki serta sejumlah ayam aduan.
Hampir semua penjara di Meksiko tergolong dalam terlalu padat sehingga
tak sanggup menampung para narapidana yang terlibat korupsi dan aksi
kekerasan. "Temuan barang-barang terlarang, termasuk senjata,
sesungguhnya bukan hal baru di penjara Meksiko," ujarnya.
Dia menambahkan, tetapi untuk pelacur yang masuk diam-diam ke penjara
guna meladeni kepuasan seks laki-laki di sini baru pertama kali terjadi.
Pada Juli lalu, sejumlah narapidana di negara bagian Sonora berhasil
melarikan diri dari lapas yang tergolong mewah di Meksiko. Lapas ini
dilengkapi dengan DVD Player dan penyejuk udara.
Seorang inspektur dari Komisi Negara Bagian untuk Pertahanan Hak Asasi
Manusia, Hipolito Lugo Cortes, mengritik kondisi lima penjara di negara
bagian Guerrero, salah satunya di Acapulco. Menurutnya, penjara di sana
seperti milik pribadi karena tak ada kontrol dari penguasa penjara.
Sumber: www.tempo.co



